PP…..Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kab Takalar Muslimin Basri atau akrab dengan Bung Mus, mengecam sikap dan perilaku salah salah seorang Pegawai Kantor Kecamatan Mappakasunggu. Lantaran di nilai seikit tidak beretika sebagai layaknya Pegawai yang memiliki kecakapan pendidikan.
Pegawai tersebut menurut penuturan Bung Mus, adalah Kasubag Umum yang bernama Fitria yang nyelonong masuk ke rumahnya tanpa memperlihatkan adat sopan santun lantas melakukan pengambilan berkas kantor yang saat itu dibawa oleh salah seorang staff honorer kecamatan Mappakasunggu.
“Saya sangat menyesalkan sikap tak terpuji itu karena kenapa fitriah sebagai kasubag umum begitu ngotot dan memaksakan agar istri saya menandatangani berkas verifikasi data honorer yang akan dibawa ke BKD.” Ungkap Bung Mus.
“Ini ada apa sehingga ada hal-hal yang mau dipaksakan. Sebenarnya istri saya juga tidak mau mempersulit akan tetapi harus sesuai dengan aturan. Dia juga tadi ditelfon oleh Pak Camat supaya menyimpan berkas itu baru besok (Baca: Hari ini Jumat 23-09-2022) menghadap dulu ke BKD baru tanda tangani supaya jelas.”
Yang menjadi pertanyaan menurut Sekretaris MPC PP Takalar ini.
“bahwa kenapa seorang kasubag umum ini tiba-tiba datang dan merampas berkas itu secara tidak beretika masuk dirumah orang, ada apa ?.”
Namun ternyata apa yang dilakukan Kasubag Umum tersebut mempunyai tujuan tertentu. Sehingga terkesan memaksakan kehendak.
“Masalahnya di DPA hanya tercatat Cuma 8 orang. Namun ditambah menjadi 15 orang di daftar yang mau di tanda tangani.”
Kenyataan ini bahwa apa yang akan dilakukan oleh Kasubag Umum Kecamatan Mappakasunggu telah terbukti melakukan praktek yang tidak terpuji. Dengan indikasi pemalsuan data tenaga honorer dari 8 orang saja dan memaksakan menjadi 15. Ini harus diusut secara tuntas dan sangat diharapkan kepada pihak BKD untuk memberikan perhatian khusus usulan yang di laporkan oleh Kasubag Umum Kecamatan Mappakasunggu. <mb>
Leave a Reply