Di Hadapan Bupati Takalar: Kadis Pariwisata Darwis Ewa Perkenalkan Istilah Pokdarwis Menuju Destinasi Wisata Yang Lebih Maju.

pembaharuanpost.com.—-Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Takalar terus mengakselerasi pengembangan sektor pariwisata melalui kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintah kecamatan.

Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Takalar, H. Darwis Ewa, MM, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan penandatanganan Komitmen Akselerasi Pengembangan Destinasi Wisata Alam Unggulan Kabupaten Takalar.jum’at 10 juli 2026 di Wisata Parialau

Mengawali sambutannya, Darwis Ewa memperkenalkan istilah Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) yang merupakan program nasional dari Kementerian Pariwisata.

“Pokdarwis ini bukan karena kebetulan nama saya Darwis, tetapi memang merupakan singkatan dari Kelompok Sadar Wisata yang menjadi bagian dari program nasional Kementerian Pariwisata,” ujarnya disambut tawa peserta.

Darwis mengungkapkan, gagasan pelaksanaan komitmen bersama tersebut lahir dari diskusi bersama Bupati Takalar mengenai strategi percepatan pengembangan sektor pariwisata.

Menurutnya, Kabupaten Takalar memiliki potensi wisata alam yang sangat besar. Namun, potensi tersebut tidak akan berkembang maksimal apabila hanya menjadi tanggung jawab Dinas Pariwisata.

“Begitu banyak potensi wisata di Takalar dan itu tidak mungkin berkembang jika hanya Dinas Pariwisata yang bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi, sinergi, dan komitmen bersama seluruh OPD serta pemerintah kecamatan,” katanya.

Ia menjelaskan, penandatanganan komitmen akselerasi menjadi langkah awal membangun kerja sama lintas sektor yang selanjutnya akan diperkuat melalui nota kesepahaman (MoU) dengan seluruh OPD terkait.

Adapun OPD yang terlibat dalam komitmen bersama tersebut antara lain Dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial dan PMD, Dinas Perikanan, Satpol PP, serta para camat se-Kabupaten Takalar.

Menurut Darwis, peran camat sangat strategis karena seluruh destinasi wisata berada di wilayah kecamatan masing-masing.

“Kehadiran para camat sangat menentukan keberhasilan pengembangan pariwisata, karena destinasi-destinasi wisata berada di wilayah yang mereka pimpin,” jelasnya.

Ia menambahkan, komitmen akselerasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Takalar yang menginginkan percepatan pembangunan tujuh destinasi wisata unggulan melalui kerja sama seluruh perangkat daerah.

“Pak Bupati menginstruksikan bahwa pengembangan pariwisata tidak bisa dikerjakan sendiri. Harus ada kerja bersama sehingga percepatan pembangunan tujuh destinasi unggulan dapat segera terwujud,” tuturnya.

Darwis juga mengapresiasi inovasi promosi yang digagas Bupati Takalar dengan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan logo tujuh destinasi wisata sebagai foto profil WhatsApp.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut menjadi strategi promosi yang efektif dengan biaya yang sangat minim namun memiliki jangkauan luas.

Ia bahkan mengusulkan agar seluruh OPD secara bergiliran mengunjungi destinasi wisata bersama para pegawai, kemudian membagikan dokumentasi kegiatan melalui media sosial sebagai bentuk promosi.

“Kalau seluruh ASN datang berkunjung dan memposting keindahan destinasi wisata Takalar, tentu dampak promosinya akan sangat luar biasa tanpa harus mengeluarkan biaya besar,” pungkasnya.

(Ardleo)