pembaharuanpost.com.—-Pemerintah Kabupaten Takalar menggelar rapat teknis tindak lanjut penyelesaian sengketa lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 8, Jumat (10/10/2025).
Rapat berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar mulai pukul 09.00 Wita hingga 11.34 Wita.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya terkait penyelesaian sengketa lahan PTPN di Takalar.
Wakil Bupati Takalar memimpin jalannya rapat yang berlangsung aktif dan kondusif.
Pada layar rapat terpampang form peninjauan lokasi sebagai bahan cek plot lahan.
Turut hadir Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal dan Anggota Komisi III Ichsan Ariansyah Muchtar.
Direktur PTPN XIV H. Suhendri, S.E., M.M. juga hadir bersama Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran BPN, Saraswati.
Hadir pula Camat Polongbangkeng Utara Aji Sangaji dan Camat Polongbangkeng Selatan Syarief H.
Staff Ahli Bupati Bidang Pertanian, Abdul Haris Kulle, turut memberikan pandangan dalam rapat tersebut.
Hengki Yasin menyampaikan urgensi pembentukan tim sosialisasi sebelum cek ploting lahan dilakukan.
Ia menegaskan perlunya camat, lurah, dan desa untuk terlibat langsung dalam tim verifikasi.
“Supaya bisa menjadi bukti dan diverifikasi oleh BPN,” ujar Hengki Yasin dalam rapat.
Ia juga meminta koordinasi tetap dilakukan bersama aparat penegak hukum di lapangan.
Ketua DPRD Takalar, Muhammad Rijal, menekankan agar penyelesaian dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
“Pemerintah harus segera menyelesaikan sesuai aturan agar konflik lahan tidak berlarut,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat yang mengklaim lahan membawa bukti kepemilikan agar verifikasi berjalan objektif.
Anggota Komisi III DPRD Takalar, Ichsan Ariansyah Muchtar, meminta langkah konkret di lapangan segera diambil.
“Jangan ada pihak dirugikan, baik dari PTPN maupun masyarakat,” tegasnya.
Rapat juga membahas rekomendasi Komnas HAM untuk desa Lassang Barat dan Desa Parang Luara.
Direktur PTPN XIV H. Suhendri menjelaskan integrasi PTPN XIV ke dalam PTPN I di bawah Holding Perkebunan Nusantara.
Saat ini, PTPN I dipimpin oleh Direktur Utama Teddy Yunirman Danas yang membawahi Pabrik Gula Takalar.
Hasil rapat menetapkan langkah awal verifikasi lapangan akan dimulai pada 21 Oktober 2025 mendatang.

Tinggalkan Balasan