class="entry-header mh-clearfix">

TERKAIT KASUS H. MUSTAFA NASIR PENYIDIK POLRES TAKALAR BELUM PANGGIL PIHAK BRI CABANG TAKALAR . “ADA APA…?”

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Hampir Satu Setengah Bulan  berlalu pihak penyidik Polres Takalar, Sulawesi Selatan tidak terpantau mengadirkan pihak BRI Cabang Takalar di depan penyidik terkait laporan nasabah H. Mustafa Nasir yang merasa dirugikan Milyaran Rupiah lewat data hutangnya di Bank BRI Cabang Takalar yang menurutnya fiktif dan rekayasa. Padahal H. Mustafa Nasir telah melaporkan Bank milik pemerintah tersebut dan telah diambil keterangannya di depan penyidik Aipda Muh. Nawir Kanit II Tahban (Rabu: 08-01-2020) lalu. Ada apa ?, padahal jarak kantor tersebut hanya berjarak beberapa puluh meter depan Mapolres Takalar.

Hal tersebut, apakah pihak BRI Cabang Takalar sudah di panggil atas laporan H. Mustafa Nasir. ini dikonfirmasi kepada Humas Polres Takalar (Senin: 10-02-2020) lewat whatsApp (WA) namun hingga bertita ini di lansir  belum ada jawaban terkait hal tersebut.

Hal terkesan lambatnya penyidik polres Takalar  menghadirkan pihak BRI Cabang Takalar untuk dimintai keterangan secara resmi di depan penyidik tersebut, kini  menjadi perbincangan di warung kopi, terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini penyidik polres Takalar.

Kepada pembaharuanpost.com. H. Mustafa Nasir juga mengeluhkan hal tersebut. Menurutnya “Ketika berkas dan bukti-bukti baru saya serahkan kehadapan penyidik dan berlanjut pemanggilan saya untuk dibuatkan berita acara interogasi oleh penyidik Aipda Muh. Nawir Kanit II Tahban (Rabu: 08-01-2020). Harapan saya begitu besar agar kasus ini bisa cepat terbongkar dan selesai demi keadilan.” Keluh H. Mustafa Nasir.

“ Saya sangat yakin pihak BRI Cabang Takalar, tidak mampu memperlihatkan bukti-bukti yang menyangkut piutang yang di tuduhkan. Soalnya, karena memang saya tidak pernah berhutang dan tidak pernah mencairkan. Dan yang sangat fatal ada berkas saya yang di hilangkan BRI Cabang Takalar  yaitu tahun 1995 sampai 2004. Dan masalah permohonan kredit. Saya tidak pernah melakukannya. Dan kalaupun itu ada, saya yakin itu adalah rekayasa. Olehnya itu demi hukum dan keadilan. saya tantang penyidik untuk membuktikannya. “ Ungkap H. Mustafa Nasir. (Minggu: 16-02-2020).

Tersangkut soal adanya kesan kelambatan pihak penyidik memanggil pihak BRI Cabang Takalar. Beberapa aktivis penggiat penegakan hukum dan keadilan berencana menggelar aksi di depan Mapolres Takalar mempertanyakan beberapa penanganan kasus yang terkesan prosesnya lambat.

Olehnya itu. Sangat di harapkan kepada Kapolres Takalar  AKBP. Budi Wahyono agar masalah-masalah yang telah berproses di meja penyidik untuk segera di tuntaskan, termasuk kasus H. Mustafa Nasir dengan pihak BRI Cabang Takalar.(Pp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*