class="entry-header mh-clearfix">

Dukung Takalar bersih, Bank Sampah Takalar Gandeng Puskesmas.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Pemerintah Kab. Takalar terus berupaya menjadikan Kab. Takalar sebagai Kabupaten yang bersih dan sehat. Hal ini dikemukakan Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt. MM pada sosialisasi penanganan Masalah Sampah yang dilaksanakan oleh UPT Puskesmas Sanrobone Kec. Sanrobone, Jum’at 8 Januari 2020.

“Sampah adalah masalah urgent yang tidak ada ujungnya, alasannya simple karena sampah diproduksi oleh setiap orang, setiap detik, setiap menit. Bagi masyarakat membuang sampah di tempat sampah adalah akhir dari permasalahan sampah tapi buat pemerintah ini adalah awal persoalan yang harus ditangani secara serius karena tentunya menimbulkan dampak yang tidak baik buat kesehatan dan lingkungan” tegasnya.

Oleh karena itu bupati mencanangkan zero waste di Kab. Takalar dengan berkolaborasi dengan semua stekeholder termasuk dinas kesehatan dan puskesmas sebagai langkah cepat mewujudkan zero waste (nol sampah) di Kab. Takalar.

Diharapkan agar masyarakat dapat menjaga lingkungan dengan mengolah sampah atau limbah rumah tangga menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat dengan mengolah limbah organik seperti sisa makanan, daun daun, sisa buah menjadi pupuk organik. Selain itu juga, sangat besar manfaatnya bagi dunia karena dapat mengurangi efek rumah kaca yang mana bisa mengakibatkan lapisan ozom semakin menipis.

“Dengan pengolahan limbah rumah tangga yang tepat diharapkan masyarakat mampu membantu pemerintah menangani sampah, jangan terlalu berharap kepada petugas kebersihan semata yang jumlahnya tidak seberapa. Dengan pengolahan limbah rumah tangga yang tepat dapat membantu perekonomian masyarakat karena otomatis perlahan lahan dan pasti akan lepas dari penggunaan pupuk kimia yang mana semakin hari semakin mahal dan langka dipasaran” terang orang nomor satu di Takalar.

Ditambahkan pengolahan sampah berbasis masyarakat dapat dilakukan dengan pola 3r yaitu reuse, reduce dan recycle dengan harapan sampah dapat bernilai ekonomi dan lingkungan terbebas dari sampah.

“Dengan pengolahan dan pilah sampah dari rumah waste to zero dapat berjalan sebagaimana harapan dari program gematasamara” tutupnya.

Dalam Sosialisasi tersebut diikuti kurang lebih 50 orang terdiri dari Kabid kebersihan Kab. Takalar, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kab. Takalar, para kader kebersihan dan masyarakat setempat.(Ros)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*