“2 Orang Warga Sulawesi Selatan Jadi Korban Kapal Tenggelam TB Muara Sejati, Keluarga Harapkan Bantuan Bapak Gubernur Sulawesi Selatan”.
pembaharuanpoat.com….Kejadian naas yang menimpa Kapal TB Muara Sejati pada Hari Jum’at tanggal 30 Desember 2023 terjadi di Selat Karimata.
Kapten dan 3 orang ABK nya selamat menggunakan Lifecraft tetapi 6 orang lainnya Hingga Berita ini dinaikkan belum ada kejelasan nasib dari mereka. Dua diantara 6 orang itu adalah warga Sulawesi Selatan.
Data ABK yang Hilang asal Sulawesi Selatan :
- Sunardi asal Kabupaten Takalar
- Adi Taruk Kendek asal Kabupaten Toraja
Pihak keluarga berharap Bantuan Dari Bapak Gubernur Sulawesi Selatan Karena dengan Bantuan Jaringan Bapak Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman bisa saja Penanganan Di lokasi pencarian akan tambah di Tangani Dengan Serius.
” Semoga Bapak Gubernur Sulawesi Selatan melihat berita ini dan kami sangat mohon bantuan komunikasi Bapak ke Pemerintah Setempat karena ini sudah masuk hari Ke 7 pencarian tetapi belum ada tanda-tanda kejelasan dari keluarga kami, Helikopter juga tidak dikerahkan karena alasan takut jatuh lagi disebabkan badai.” Harap Muslim Tarru keluarga Sunardi ABK Asal Takalar.
Sesuai penjelasan dari Jhon Kapten Kapal, kalau kejadian ini terjadi sekian detik dan membuat hanya Dia bersama 1 orang juru mudi, 1 orang masinis , 1 orang oliefer yang selamat dengan menggunakan Lifecraft yang terbalik, dan setelah lifecraft itu dia balikkan kembali terdapat makanan dibawahnya. Pengakuan Kapten ini menjadi Pro dan kontra sesama Pelaut karena kebanyakan korban yang hilang ini adalah Keluarga Pelaut dan mengatakan itu tidak masuk Akal penjelasan dari Kapten Kapal.
“Kenapa keluarga kami seakan-akan seperti ditinggalkan hanya untuk keselamatan diri sendiri, Kapten yang egois itu dia, kami tidak terima dan akan melaporkan Kapten Ini ke APH. Ini harus diusut tuntas, Saya tidak akan lepaskan dia ” kesal Daeng Nyorong Kakak dari Sunardi ABK asal Takalar.
Epik Taruk Kendek kakak dari Adi ABK asal Toraja juga mengaku sangat menyesalkan tindakan Kapten yang meninggalkan adeknya dan 5 ABK lainnya. ” Kenapa kapten sebagai perwira tertinggi harus melakukan hal itu, nyata-nyata masih ada 6 nyawa dikapal itu yang dia tinggalkan, kejadian apa yang seperkian detik? Semua ini terlalu banyak keganjalan, Kami Harap APH usut Tuntas Ini. ” Kata Epik dengan menahan tangis dan emosi.
Sekretaris Jendral Pengurus Besar Hipermata Takalar turut berkomentar ” Saya Sedih mendengar berita ini apalagi Salah satu warga Takalar menjadi korban Kapal TB Muara Sejati Diselat Karimata, semoga korban cepat di temukan baik dalam kondisi apapun dan Yang Terpenting Perusahaan ini harus bertanggung jawab kepada Abk yg mengalami kecelakaan dalam menjalankan tugasnya.” Ujar Taufik Sekjend PB Hipermata.
(Mus)
Leave a Reply