PUNGUTAN LES PADA SDI BONTOA BAROMBONG MELANGGAR PERPRES: 87 TAHUN 2016.

PP. Makassar. Kegiatan les untuk murid setelah kegiatan belajar disekolah terkadang menuai pro dan kontra bagi orang tua, lantaran waktu kegiatan disekolah semakin panjang. Dan kegiatan mengaji sepulang selolahsemakin sempit. Seperti halnya yang dilakukan SD Inpres Bontoa, Kelurahan Barombong, Kec. Tamalate, Makassar.

Yang aneh dalam kegiatan les tersebut hanya melibatkan murid ranking Tiga besar setiap kelasnya. Yang jadi pertanyaan kenapa untuk kegiatan les seperti ini tidak melibatkan semua murid, terutama murid ranking terendah sehingga mendapatkan bimbingan rangsangan untuk lebih menguasai meta pelajaran yang di berikan lewat les tersebut dengan tujuan untuk lebih meningkatkan pengetahuannya.

“Pengadaan les tersebut perlu dipertanyakan. Apa lagi membatasi hanya untuk murid yang mendapat rangking saja. Dan yang lebih parah pihak orang tua murid tidak pernah dipanggil untuk merapatkan kegiatan itu. ”

“Les yang dilakukan setelah jam pelajaran sekolah beralngsung, itu sebenarnya sangat menyita waktu bagi murid yang akan melakukan kegiatan mengaji sepulang sekolah. Jadi saya sebagai orang tua murid sangat keberatan apalagi dengan memungut biaya. Jelas itu adalah pungli yang jelas-jelas di larang oleh satgas saber pungli. Jelas salah seorang Wali murid yang tidak bersedia di tulis jati dirinya.

Penarikan biaya les oleh sekolah adalah bertentangan dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar. Dan hal ini diakui oleh  Kepala sekolah Masguntur. S.Pd. “kegiatan les dilakukan oleh wali kelas. Dan pihak Sekolah Cuma menanggung biaya les untuk kelas Enam saja. Sedangkan untuk kelas lainnya di tanggung oleh orang tua murid. Jelas Masguntur, tanpa merinci berapa biaya yang di bebankan oleh wali murid yang ikut les.” Unkap kepala sekolah SD Inpres Bontoa, Kelurahan Barombong, Kec. Tamalate, Makassar. kepada pembaharuanpost.com. (Jumat: 17-11-2017).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*