Issu Combine Farm. Dilaporkan Koalisi Aktivis Ke Polres Takalar

PP. Takalar. Terkait pemberitaan yang pernah dilansir beberapa media online,  atas  tuduhan adanya kerugian Negara yang di taksir mencapai Rp.15.000.000.000 Miliar dari hasil penjualan alsintan Combain Farm sebanyak kurang lebih 39 unit. Oleh sekda Takalar H. Muhammad Hasbi, ketika menjabat Kadis Pertanian Takalar akhirnya semakin seru dan berbuntut panjang.

Hal ini lantaran konon tuduhan tersebut tidak bisa dibutikan kebenarannya, juga karena tuduhan tersebut akan bermuara pada indikasi pencemaran nama baik terhadap sekda Takalar sebagai pehabat public.

Dari hal pemberitaan yang dinilai mengada-ada tersebut yang didukung oleh hasil investigasi oleh salah seorang penggiat Lembaga social yang menyatakan tidak menemukan indikasi-indikasi yang di tuduhkan. Maka Koalisi aktivis yang berjumlah puluhan lembaga tersebut resmi melaporkan oknum (LSM) Investigasi Transparansi Aparatur Indonesia ( INTAI) dan media online Fakta.net, media online itimes.id dan Media on-line Suara Nusantara di Polres Takalar. (senin:11-04-2022)

H. Imran Mursali yang merupakan perwakilan dari koalisi lembaga meninta agar pihak penyidik Polres Takalar segera memanggil dan memeriksa oknum-oknum terlapor yang diduga sengaja mencemarkan nama baik sekda Takalar dan juga andanya indikasi yang mengarah pada tindak pidana pemerasan.

Pelaporan koalisi aktivis ini di benarkan oleh Kasat Reskrim Polres Takalar, Iptu Agus Purwanto, S.H., M.H. “Hari ini, koalisi aktivis Takalar sudah melapor resmi di Polres Takalar dan selanjutnya kami akan melakukan penyelidikan.”

“Terkait kasus ini Ada dua laporan, yaitu untuk pencemaran nama baik di laporkan oleh Pak sekda sedangkan terkait dengang pemerasannya dilaporkan oleh koalisi aktivis.” Ungkap Iptu Agus Purwanto. <ng>

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*