ABRASI DAHSYAT GERUS 22 TITIK SEPANJANG PANTAI JEMBRANA BALI.

PP. Nasional. Puluhan titik pantai di Kabupaten Jembrana, Bali, digerus abrasi dan diperkirakan akan terus bertambah akibat gelombang besar di laut bagian selatan.

“Dari 72 kilometer panjang pantai Kabupaten Jembrana, ada 22 titik yang digerus abrasi. Kami sudah mengusulkan ke pemerintah pusat untuk dibuatkan senderan. Namun, baru beberapa yang ditangani,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jembrana Gusti Putu Mertadana di Negara, Minggu (22/1/2017), seperti dikutip dari Antara.

Terakhir pihaknya mendapatkan proyek senderan penahan abrasi dari pusat pada tahun 2015, yaitu di Desa Cupel dan Baluk, Kecamatan Negara. Karena di wilayah lainnya di Bali juga terjadi bencana yang sama, kata dia, setiap daerah menunggu giliran untuk mendapatkan proyek tersebut.

“Setiap ada pantai yang digerus abrasi, kami buatkan proposal pengajuan pembangunan senderan, termasuk ke Balai Wilayah Sungai Bali Penida selaku institusi yang berwenang terkait dengan masalah ini. Akan tetapi, sejak 2015, Jembrana belum mendapatkan program penanggulangan abrasi,” katanya.

Salah satu wilayah yang parah digerus abrasi adalah Pantai Pabuahan, Desa Banyubiru, yang merupakan salah satu lokasi wisata kuliner di Kabupaten Jembrana. Gerusan abrasi sekitar tiga tahun terakhir yang menyebabkan belasan rumah warga rusak berat sehingga harus pindah, termasuk merusak bangunan sekolah dan tempat ibadah.

Beberapa warga mengatakan bahwa mereka sudah berusaha secara swadaya menahan gempuran ombak dengan memasang karung berisi pasir maupun batu-batu penahan seadanya. Namun, tidak mampu menghentikan bencana tersebut.

Terkait dengan abrasi di Pantai Pabuahan, Mertadana mengatakan bahwa pihaknya sudah mengajukan penanganan abrasi pada tahun lalu. Bahkan, dilakukan survei oleh Balai Wilayah Sungai Bali Penida.

“Namun, sampai saat ini belum ada kepastian kapan akan dibangun senderan. Pada tahun ini, kami akan mengajukan kembali penanganan abrasi untuk Pantai Pabuahan, mudah-mudahan bisa segera ditangani,” katanya. (Okezone News / Agregasi Antara-Jurnalis / Minggu, 22 Januari 2017 – 18:23 wib)

(ran)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*