class="entry-header mh-clearfix">

UNTUK KESEKIAN KALINYA KEJARI JENEPONTO DIDEMO KARNA TAK SERIUS MENANGANI KASUS KORUPSI.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Jeneponto. Kini untuk kesekian Kalinya masyarakat Bersama Mahasiswa Melakukan hak pengawasannya terhadap penegak hukum , karna penegakan hukum di kejaksaan jeneponto di anggap tidak serius dalam pemberentasan korupsi dan di duga masuk angin Kejari Jeneponto dalam penanganan kasus korupsi juga di anggap lambat dalam penanganan kasusu korupsi . Mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan masyarakat Jeneponto berunjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri Jeneponto, Jl Pelita, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, kamis (16/3/2017). Lalu.

Ardianto Dalam orasinya, para pengunjuk rasa meminta agar Kejari Jeneponto bersunguh-sungguh dalam penangani kasus dugaan korupsi yang di laporkan oleh beberapa Masyarakat . “Kami meminta agar Kejari Jeneponto tidak setengah-setengah dalam menangani kasus korupsi yang merugikan negara .Kalau kejari tidak mampu dan tidak berani menangani kasus korupsi di Jeneponto maka segerah tinggalkan Kabupaten Jeneponto dan kami tidak segan segan mengusir dari daerah kami. Selain itu, pengunjuk rasa juga meminta agar Kejari Jeneponto jangan main main karna sudah beberapa laporan dugaan korupsi yang masuk di Kejari yang sudah berbulan bulan bahkan ada yang sudah bertahun tahun tapi tidak tau kejelasannya.

Beberapa tuntutan pendemo yang harus ada tindak lanjut dan kejelasan laporan tersebut :

1 laporan Kepala Desa Borong lamu Kec.Arung keke terkait Dugaan korupsi raskin tahun 2015/2016 .

2 laporan Dugaan Korupsi Bantuan Bedah Rumah dan KUBE Di Desa Lentu Kec.Bontoramba yg melalui DiNas Sosial kabupaten Jeneponto tahun anggaran 2016

3.laporan Desa Batu jala Kecamatan Bontoramba terkai dugaan korupsi raskin tahun 2015/2016.

4.laporan kasus dugaan korupsi RSUD lanto Dg Pasewang .

5.tegakkan supremasi hukum di kabupaten Jeneponto.

6.dan apabila tuntutan kami tidak ditindak lanjuti maka kami akan melakukan aksi besar besaran.

” Kami akan menerimah dan menampung semua tuntutannya dan saya akan sampaikan sama pimpinan dan humasnya karna pimpinan lagi ada di makassar kantor Kejati sul sel lagi ada pertemuannya karna saya tidak punya kapasitas menjawab tuntutannya karna saya tidak berhak menjawabnya dan menjelaskannya ,nanti hari senin depan adami jawaban,kata

Jaksa Irmawati Amir yang menerimah aksi. Aksi tersebut berjalan damai dengan dijaga puluhan personel Polres Jeneponto,walaupun sempat adu mulut dengan sala satu pegawai kejaksaan yang hendak melarang pendomo masuk (Ardi)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*