class="entry-header mh-clearfix">

TERKAIT PEMBEBASAN LAHAN YANG BELUM TUNTAS, PEMBANGUNAN BENDUNGAN PAMMUKKULU TAKALAR TERAMCAM DI BOIKOT WARGA.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

Gowa. Terkait pembebasdan lahan yang belum tuntas, pembangunan bendungan Pammukkulu Takalar teramcam di boikot warga. Hal ini terungkap lewat aksi Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan yang terdiri dari HPPH (Himpunan Pemuda Penegak Hukum), Formadako (Forum masyarakat Dampang Ko’mara), Puspera (Pusat Pendidikan dan Pembelaan Rakyat), HMJ HPK (Hukum Pidana dan Ketatanegaraan). Di BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai)  Pompengan sungai jene’berang. (Senin: 21-05-2018).

Adapun tuntutan dari dari Aliansi masyarakat Peduli Keadilan adalah;

1.Mosi tidak percaya terhadap kepala Balai Besar Wilayah sungai Pompengan Jeneberang.

  1. Mosi tidak percaya kepada pihak rekanan dalam melaksanakan proyek pembangunan Bendungan Pammukkulu.
  2. Tangkap dan adili pihak rekanan maupun pemerintah atau siapapun yang terlibat dalam korporasi dan kongkalikong penyalah gunaan Anggaran negara.
  3. Mendesa tim 9 / tim apresial agar terbuka kepada masyarakat.
  4. Hentikan pembangunan bendungan Pammukkulu Kab. Takalar. Provinsi Sulawesi Selatan.
  5. menuntut kejelasan harga gani untung lahan masyarakat.

Aksi dilakukan sebagai bentuk protes warga dimana mega proyek ini sudah mulai dilaksnakan namun masih ada lahan yg belum ada pembebasnya.dan kalau sampai minggu ini belum diadakan musyawarah untuk membahas masalah harga, maka pembangunan proyek bendungan tersebut akan di hentikan oleh warga. (laporan: F.Sarro)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*