class="entry-header mh-clearfix">

TERKAIT PELECEHANNYA: ARSAD REWA TETAP AKAN DI POLISIKAN OLEH PDI PERJUANGAN.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Apa yang di posting Arsad Rewa pada akun FB nya terkait indikasi pelecahan logo Partai PDI Perjuangan. Tidak diterima oleh segenap kader dan juga saya Partai. Sehingga hal itu tidak akan di diamkan demi nama baik Partai. Hal ini di pertegas oleh kader dan juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Takalar H. Andi Noor Zaelan di Markas Partai PDI Perjuangan di bilangan Jalan Jenderal Sudirman Kota Takalar.(Minggu:26-07-2020),  

“Kami dipartai telah mencermati dan meyakini bahwa apa yang diposting oleh saudara Arsad Rewa telah menciderai Logo Partai PDI-P, Mata merah melambangkan selalu waspada terhadap Ancaman dalam berjuang, lingkaran merah, adalah Tekad  yang bulat dalam perjuangan yang terus menerus Tanpa  terputus, moncong Putih, melambangkan dapat dipercaya dan berkominmen dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran.” Jelas Andi Noor Zaelan.

Apa yang diungkap oleh Ketua DPC PDI Perjuangan. Juga di perkuat oleh Penasehat (Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Takalar Haeruddin Nyau.

 “ Selain Melecehkan logo Partai PDI P, juga Arsad Rewa, telah ikut melecehkan Nama Negara ini dengan  Siapapun yang memiliki Semangat Nasionalis pasti akan merasakan bahwa ada unsur penghinaan terhadap NKRI karena tidak ada Partai di Indonesia yang bernama Partai buaya darat Indomesia (PBDI). Hal ini tidak ada pembiaran.” Tegas Haeruddin Nyau.

Mungkin Mendengar bahwa para kader tidak menerima pelecehan Partainya dan akan memperkarakannya.pada meja penyidik Kepolisian. Terdengan info bahwa ada pula seorang yang “Tebal Muka”  mendatangi sekretaria PDI Perjuangan dan menemui Ketua PDI Perjuangan mengharap agar kasus ini tidak diiperkarakan. Termasuk Arsad Rewa sendiri mengirim perintaan maaf lewat WhatsApp Kepada salah seorang Pengurus Lembaga sayap partai.

Demikian penyesalan dan  permintaan maaf Arsad Rewa dan juga meminta pertolongan melalui WhatsApp. Mamun menurut info yang berkembang di Markas PDIP, hal pelecehan itu tetap akan di ajukan untuk di perkarakan. Dan rapat koordinasi untuk pelaporan di Polres Takalar sebagai pemantapan akan di gelar malam ini di markas Partai PDI Perjuangan Kab. Takalar. (HN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*