TERKAIT LAHAN TRANSMIGRASI LAIKANG, MASYARAKAT MARBO DEMO DI DPRD SULSEL. “ADA MASALAH BARU KAH……?

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Makassar. Masyarakat Kecamatan Manggarabombang Kabupaten Takalar Sulsel, gelar aksi menuntut pencabutan SK Gubernur tahun 1999.terkait lahan transmigrasi di laikang. Mereka  Aksi di kantor DPRD  Provinsi Sul-Sel (Selasa: 01/11/2016).

Munculnya polemik di Takalar terkait lahan transmigrasi dikecamatan manggarabombang yang akhir-akhir ini ramai diberitakan mengenai penjualan lahan negara, sehingga warga Manggarabombang bereaksi menuntuk agar Surat keputusan (SK) yang dikeluarkan pada tahun 1999 dan diperbaharuai pada tahun 2007 memancing semangat warga agar SK pencadangan tersebut  itu dicabut karena banyak masyarakat yg dirugikan.

“Terkait lahan ini tidak sesuai mekanisme yang dilalui pada saat lahan ini dicadangkan dan selama ini masih banyak warga yang menggangap bahwa lahan itu adalah miliknya sehingga mereka bisa menjualnya. Keinginan kami hanyalah SK tentang lahan Transmigrasi itu di cabut.” Ungkap para pendemo.

Kita tahu bahwa ada 3 wilayah ditakalar yang masuk lahan pencadangan yakni Kepulauan Tanakeke (mappakasunggu), Ko’mara (Polut), serta Laikang dan Punaga (Mangarabombang). Dilihat dari kasus ini memang banyak masyarakat dirugikan karena mereka tidak tahu dari dulu apakah lahan itu masih miliknya atau bukan karena yang terjadi saat ini banyak warga yang menggangap

Lahan tersebut adalah miliknya. (Basri Rangka)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*