TERINDIKASI TERLIBAT PROSTITUSI JARINGAN INTERNASIONAL: 2 GADIS CANTIK ASAL KAZAKHSTAN DI TANGKAP DI BANDARA SUTA OLEH PETUGAS IMIGRASI. “HAHAHA…NASIBLAH”

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA
PROSTITUSI RUMAHAN KOTA BANDUNG. Petugas Kepolisian dari Polrestabes Bandung mengamankan 30 orang Pekerja Seks Komersial (PSK) dari salah satu rumah prostitusi di kawasan Dewi Sartika, Kota Bandung, Minggu (19 April 2015). Pembongkaran prostitusi rumahan tersebut berawal dari laporan warga yang menyebutkan adanya praktik pelacuran di sebuah rumah yang disamarkan menjadi indekost. hasil pengembangan polisi mengamankan 30 orang PSK satu diantaranya masih dibawah umur, satu orang bos berinisial Eu alias Nenek (57), dan dua orang mucikari berinisial PO (38) dan TM (49), dan tiga germo DM (35), He (38), dan BD (33). KORAN SINDO/ADAM ERLANGGA

PP. Nasional. Dua wanita cantik asal Kazakhstan ditangkap petugas Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang lantaran diduga terlibat praktik protitusi antar negara. Keduanya dilarang masuk ke Indonesia, karena tidak memiliki tujuan kemana akan tinggal.

Kepala Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta, Alif Suadi mengatakan, KI  (23) dan GA (24) diamankan petugas ketika baru tiba di Bandara Soetta pagi tadi. “Diduga kuat mereka masuk ke Indonesia karena terlibat jaringan prostitusi internasional,” ujar Alif Suaidi di kantornya, Jumat (18/11/2016).

Setelah diperiksa dokumennya, seperti paspor, visa, riwayat perjalanan, serta melakukan interogasi mendalam terhadap kedua perempuan cantik itu. Mereka terindikasi terlibat prostitusi jaringan internasional.

“Persis sama dengan kasus wanita asal Timur Tengah yang baru-baru ini kami tolak juga. Pelaku yang kami amankan tiba di Bandara Soetta menumpangi pesawat Qatar QR 954 dari Doha Qatar,” ucapnya.

Menurut Alif, dari hasil profiling mereka diduga keras terlibat praktik esek-esek. Para WNA cantik ini hanya mau melayani pria hidung belang dari luar negeri yang berada di Indonesia.
Pihak Imigrasi akan kembali memulangkan warga asal Kazakhstan tersebut. Mereka dipulangkan ke Qatar dengan menumpangi pesawat yang sama saat bertolak ke Indonesia.

“Kasus dicekalnya WNA dalam beberapa waktu terakhir ini rupanya tidak membuat jera. Kami terus bertindak tegas terkait persoalan ini,” kata Alif. (sindonews.com)
(ysw)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*