class="entry-header mh-clearfix">

SRAGEN DAPAT BANTUAN DARI BSPS KEMENTERIAN PUPR SEBANYAK 551 UNTUK RUMAH TIDAK LAYAK HUNI

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Nasional. Sebanyak 551 rumah tidak layak huni di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, akan diperbaiki melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR pada tahun 2017 ini. Dikarenakan sifatnya stimulan, Pemerintah Daerah diharapkan dapat mengajak peran masyarakat untuk saling membantu dan bergotong royong memperbaiki rumah warga yang sangat membutuhkan.

“Tahun 2017 di Kabupaten Sragen, BSPS atau bedah rumah sebanyak 551 unit dari anggaran Kementerian PUPR,” kata Direktur Rumah Swadaya Direktorat Jenderal Penyediaan Raden Johny Fajar Sofyan Subrata dalam keterangan resmi, Minggu (26/2/2017).

Menurut Johny, jumlah rumah penerima BSPS di Kabupaten Sragen mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2016 lalu, jumlah bantuan bedah rumah hanya 500 unit rumah saja.

“Penyaluran BSPS ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah terhadap masyarakat miskin yang memang benar-benar memerlukan bantuan perumahan. Kami akan berusaha agar penyaluran bantuan ini merata di setiap kecamatan yang ada di Sragen,” jelasnya.

BSPS merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas rumah milik masyarakat miskin yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Jumlah bantuan yang disalurkan pemerintah berkisar Rp 15 juta untuk peningkatan kualitas rumah dan Rp 30 juta untuk pembangunan rumah baru.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PUPR bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat untuk pendataan calon penerima bantuan ini. Bantuan yang diberikan adalah penyaluran bantuan dalam bentuk bahan bangunan untuk peningkatan kualitas rumah serta pembangunan rumah baru di atas lahan milik masyarakat miskin yang memang tidak memiliki kemampuan pendanaan untuk membangun rumahnya.

Sementara itu, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menjelaskan, pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan perumahan seperti bedah rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat di daerahnya.

Dalam RPJMN 2015-2019, Kementerian PUPR menargetkan untuk menurunkan RTLH tahun 2015 sebanyak 2,5 juta unit menjadi 1,9 juta unit tahun 2019. Pada tahun 2016, program BSPS telah memberi manfaat dengan perbaikan kualitas hunian bagi 97.888 unit dimana didalamnya termasuk rumah baru 1.007 unit, meningkat dari tahun 2015 sebanyak 82.245 unit rumah. (Suara. Com – Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari / Senin, 27 Februari 2017 | 18:08 WIB)

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*