SOLIDARITAS MAHASISWA & KELUARGA KORBAN DEMO POLRES TAKALAR.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Sehubungan dengan insiden pembacokan Mahasiswa UIN yang bernama (Andrian) pasca musyawarah komisariat Hipermata UIN, yang mengalami luka tebas di bagian kepala oleh tersangka Berinisial (D) yang juga mahasiswa UIN semester 7 beserta 12 orang temannya di Palleko, Takalar beberapa hari lalu. Maka solidaritas mahasiswa & keluarga korban mendatangi Polres Takalar menuntut atas di tangguhkannya penahanan yang di indikasikan sebagai pelaku oleh pihak polres Takalar. (Jumat: 22-09-2017 / pukul 14.30 Wita).

Jendral Lapangan Rivai Jayadi dalam orasinya mengungkapkan bahwa,  hukum harus di tegakkan dan penangguhan penahanan terhadap pelaku yang berjumlah sepuluh orang tersebut  harus di cabut. Olehnya itu kenapa pihak kepolisian sangat mudah menerima permohonan penangguhannya. Sementara korban masih tergolek tak berdaya di rumah sakit dengan luka-luka yang dialaminya. Inilah yang kami anggap kriminalisasi hukun yang tidak berpacu pada azas keadilan dan kemanusiaan. Ungkap jayadi.

Sementara itu koordinator lapangan dari aksi tersebut menuntut dan menyatakan sikap bahwa adili seadil – adilnya  pelaku pembacokan andrian, dan anulir penangguhan penahanan 10 orang pelaku yang telah terbukti ikut serta melakukan tidakan pembacokan itu, serta usut tuntas masalah tersebut dengan menyetop negosiasi penangguhan dengan dalih apa pun termasuk  kolusi deskriminasi hukum yang diakibatkan penangguhan serta konspirasi di kubu polres takalar. Ungkapnya.(***)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*