class="entry-header mh-clearfix">

SOAL PENYEROBOTAN LAHAN DI BONTORITA, SERTIFIKAT BUKAN BUKTI SAH KEPEMILIKAN ?.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar – Kasus penyerobotan kebun kembali terjadi. Yaitu sebuah lahan kebun seluas 8.544 meter dilingkungan Bontorita, kelurahan Manongkoki, kecamatan Polongbangkeng Utara (Polut), kabupaten Takalar,Sulsel.  atas nama pemilik Daming Dg Limpo (almarhum) dan memiliki alas hak berupa sertifikat, secara sepihak di kuasai oleh Kepala lingkungan  tanpa sepengetahuan pemilik ( Ahli Waris).

Yang aneh dalam masalah ini, karena laporan Ahli waris Syarifuddin Mile seakan tidak direspon oleh pihak penyidik Polres Takalar. Padahal ahli waris secara syah dan meyakinkan memiliki sertifikat atas lahan tersebut.

Kasus yang di tangani oleh ditangani Kanit Tahban, Bripka Muhammad Nawir. Seperti dilansir trialif.com. terkesan lucu dan menarik lantaran. kepemilikan sertifikat yang dimiliki  ahli waris seakan tidak di anggap sebagai landasan kuat oleh penyidik.

Syarifuddin Mile kepada pembaharuanpost.com,mengungkapkan bahwa, ketika kasus yang dilaporkannya tidak mendapatkan respon positif dari Polres Takalar. Maka untuk selanjutnya dia akan membawa kasus ini ke Polda Sulsel. (Rabu:25-10-2017).

“ Saya akan membawa kasus ini ke Polda, ketika ketika proses penyerobotan ini tidak berjalan sebagaimana mestinya.” Ungkap Syarifuddin. (DM)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*