class="entry-header mh-clearfix">

ROMBONGAN KPK GELAR PERTEMUAN DI DPRD TAKALAR, HADIRKAN KEPALA SKPD SAMPAI CAMAT. ADA APA YA…?

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Bertempat di Ruang paripurna DPRD Takalar, rombongan Divisi pencegahan korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pertemuan dan di dampingi langsung oleh Plt. Bupati Takalar HM. Natsir Ibrahim, Ketua DPRD HM. Jabir Bonto, serta sekda H. Nirwan nasrullah. Dan dihadiri oleh para kepala SKPD dan juga camat.(Kamis: 14-12-2017).

Rombongan Divisi pencegahan korupsi KPK tersebut yang hadir adalah Dewi.T.Prilla dan Herinuddin.

Herinuddin di depan para pejabat dan pimpinan SKPD serta camat mengingatkan bahwa “tidak ada suap dalam hal pengerjaan proyek, karena itu melanggar aturan yang ada.”

Sedangkan Dewi.T.Prilla. mengharapkan bahwa besok (Baca: hari ini) SKPD segera melaporkan semua pertanggung jawaban kegiatannya. “ Semua SKPD besok, semua kegiatan dalam bentuk pertanggung jawaban segera dilaporkan segera melaporkan ke kominfo.” Harap Dewi.T.Prilla.

Menanggapi kehadiran divisi pemberantasan korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menginjakkan kakinya di Takalar. Ketua Sepernas Takalar Rauf Ampa mengungkapkan bahwa. “Ini adalah langkah awal yang sangat bagus. Dan kami sangat memberikan apresiasi semoga beberapa kasus indikasi korupsi yang selama ini terpendam bisa di tuntaskan sesuai hukum yang berlaku. Harap Rauf Ampa.

Sebenarnya masyarakat Takalar sudah lama merindukan kehadiran KPK di Takalar lantaran banyaknya kasus-kasus yang terindikasi korupsi belum diketahui sampai sejauh mana proses penegakan hukumnya. Ambil contoh kasus alkes di RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar, Kasus Docking Kapal dan break water  di Galesong, serta beragam kasus lainnya. Dan semoga kedatangan divisi pencegahan korupsi ini bisa membongkar semuanya, ketika penegak hukum di Takalar maupun di sulsel tidak mampun untuk mengungkapnya, karena ini adalah menyangkut uang rakyat.(Red).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*