class="entry-header mh-clearfix">

PUTRA RAJA SKALA BRAK KEPAKSIAN PERNONG-LAMPUNG MANDI ADAT DI BUNGUNG BARANIA BAJENG.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

Gowa –  Mandi adat sekaligus pemotongan Kerbau yang dilakukan putra Raja skala brak Kepaksian Pernong/lampung, Brigjen Pol. Drs. Edward Syah Pernong, S.H., M.H. bersama anaknya Pangeran aprinse Syah Pernong  dengan gelar “I Terasa Makkulau Bassi ri Polongbangkeng di bungung barania Bajeng”, (sabtu: 31 maret 2018)

Prosesi mandi adat sekaligus pemotongan Kerbau ini dihadiri, ketua forum kerajaan dan kelembagaan adat se Sulawesi, A. Makmur Sadda, pemangku Adat Bajeng, Sanrobone, Laikang dan sejumlah masyarakat bajeng

prosesi ini dimulai ditandai Pembacaan ayat kursi dan salawat Nabi, yang dilanjutkan pemandian Pangeran aprinse Syah Pernong  dengan gelar “I Terasa Makkulau Bassi ri Polongbangkeng dan pemotongan Kerbau yang dibagikan ke masyarakat.

Menurut Karaeng kamma selaku juru kunci bungung barania Bajeng menyampaikan dahulu kala semua orang pemberanai kerajaan Bajeng sebelum berangkat berperang terlebih dahulu ke sumur To Barania untuk mandi.

“semua prajurit dan orang pemberani to Bajeng ke sumur ini untuk a’dingin-dingin (menenangkan hati, mendinginkan pikiran sebelum kemedan tempur),”papar Karaeng kamma

Sebelum Kerajaan Bajeng berpusat di Kabupaten Gowa dahulunya itu berada di Polongbangkeng, Kabupaten Takalar.

“olehnya itu banyak kerabat to Polongbangkeng ke tempat ini untuk Mandi, karena Bajeng dan Polongbangkeng satu rumput” tambahnya lagi

Sedangkan ketua forum kerajaan dan kelembagaan adat se Sulawesi, A. Makmur Sadda menyampaikan Pernong Brigjen Pol. Drs. Edward Syah Pernong, S.H., M.H dan anaknya Pangeran aprinse Syah Pernong adalah bagian dari Polongbangkeng dengan gelar “I Terasa Makkulau Bassi ri Polongbangkeng

” Pangeran aprinse Syah Pernong  dengan gelar “I Terasa Makkulau Bassi melakukan mandi adat dan pemotongan Kerbau disini, sebagai bentuk silaturahmi selain itu kegiatan ini wujud  kepedulian dengan masyarakat Bajeng/Polongbangkeng “jelas puang MU

Kegiatan ritual mandi adat dan pemotongan Kerbau yang dilakukan

Brigjen Pol. Drs. Edward Syah Pernong, S.H., M.H. dan anaknya Pangeran aprinse Syah Pernong sudah dilakukan sekitar 8 kali baik di bungung barania di Bajeng, Polongbangkeng, Sanrobone dan Galesong.

“Jadi mandi adat sekaligus pemotongan Kerbau yang dilakukan Brigjen Pol. Drs. Edward Syah Pernong, S.H., M.H dan anaknya Pangeran aprinse Syah Pernong bukan kali pertama namun sudah berulang kali,”tambah A. Makmur Sadda

Setelah melakukan mandi adat dan pemotongan Kerbau yang dibagikan kemasyarakatan, rombongan langsung menuju ke palleko di kediaman Andi Makmur Sadda (Laporan : Abit Fals)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*