class="entry-header mh-clearfix">

PETANI SAYURAN KELUHKAN HARGA YANG TIDAK BERUBAH. PADAHAL PADA TINGKAT KONSUMEN SEMAKIN HARI KIAN MAHAL.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Gowa. Harga Sayuran Beda Jauh Antara Harga Petani dan Konsumen Harga Sayuran Jenis Daun Bawang saat ini hanya Seribu lima ratus rupiah perkilo, pada tingkat petani kepada pengepul sedangkan harga Daun bawang pada tingkat konsumen, satu batang ditambah satu daun seledri yang diikat menjadi satu seharga dua ribu rupiah.

Masih panjangnya rantai antara petani dan konsumen menjadikan harga terbilang rendah pada tingkat petani dan tinggi pada tingkat konsumen, yang akhirnya antara petani dan konsumen dianggap dirugikan. Hal ini perlu kajian lebih serius kepada pemerintah, agar petani dan konsumen sama – sama merasakan keuntungan, dimana petani setiap hari berkebun menyiapkan sayuran dan konsumen setiap hari membutuhkan konsumsi dari hasil pertanian.

Sudirman salah satu petani di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolo Pao Kabupaten Gowa. (Jum’at: 27/ Januari/2017).Mengungkapkan  bahwa harga daun bawang ini sudah lama murah seperti ini, sejak 2016 hingga saat ini harga masih rendah, untungnya jika jenis daun bawang tidak membutuhkan biaya yang tinggi, sehingga petani masih bisa untung walaupun tidak banyak. Akunya.

Sudirman Menambahkan petani Kanreapia hanya bisa panen langsung jual, sampai hari ini belum ada panen dan diolah terlebih dahulu, semua jenis sayuran belum ada yang masuk ke tahap pengolahan semuanya masih panen jual, sehingga harapan petani mudah – mudahan kedepan harga daun bawang bisa segera normal kembali dan petani bisa kembali untung. Harapnya. (Jamal D’ngabu)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*