class="entry-header mh-clearfix">

PEREKRUTAN FASILITATOR BSPS SULSEL DITENGARAI ADA KONG KALIKONG DAN CAMPUR TANGAN PPK-NYA.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Makassar. Perekrutan tenaga fasilitator untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dikenal oleh umum sdebaga bedah rumah dari Dinas PU, ditengarai terjadi kong kalikong. Informasi tentang hal ini pun terkesan dikaburkan dengan tdak diekspos kepublik.

Menurut  Herman bagian penerima berkas dalam hal pendaftaran dikantor BSPS Jl. Abdullah dg siruwa kompleks PDAM Makassar. “kami sudah infokan ke kabupaten dan setelah dicros sek ke Dinas PUD bidang perumahan Kab. Takalar hanya edaran untuk memberikan rekomendasi.” Jelas Herman.

“Yang menjadi sorotan dalam perekrutan ini adalah prosedur perekrutan yang tidak berjalan, ini dana APBN dan kejanggalannya adalah bahwa di provinsi lain, mereka melakuakn  perekrutan dengan  prosedur yang jelas. Namun anehnya di Sul Sel terkesan ditutupi.” ungkap salah satu pelamar yg tak mau diekspos namanya.

Ketua DPW Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) sulsel lewat WA menyampaikan bahwa kami dari kantor BSPS tapi satker Pak Eko dan PPK ir. Iskandar tidak ada ditempat. Jelas Jody H. Wacanno, ketika ingin melakukan  koordinasikan dan konfirmasi  sekaitan perekrutan fasilitator BSPS ini.

Dikhawatirkan. Lantaran proses perekrutannya saja terkesan di mainkan, dan yang lebih di takutkan adalah ketika  dana bantuannya pun ketikan dilaksanakan akan mengalami nasib yang sama yaitu tidak di laksanakan secara maksimal bisa sampai kepada masyrakat miskin sebagai sasaran utama program bedah rumah ini akan melenceng .

Sebagai contoh. Begitu banyak masyarakat yang mengharapkan terutama masyarakat miskin yang rumahnya tidak layak dihuni termasuk Di Takalar.

Informasi yang berkembang dilapangan bahwa PPK BSPS, ir. iskandar terkesan arogan dan nepotisme, dan ketika fasilitatornya tidak mau mengikuti apa yang di inginkannya  maka resikonya akan segera diresign, alias tidak akan  dipakai lagi. (Laporan: AR.Rauf)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*