class="entry-header mh-clearfix">

PANTAI POKKO,DESTINASI WISATA YANG TERABAIKAN. Oleh: Haeruddin Nyau.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Wisata. Kabupaten Takalar, adalah sebuah wilayah Kabupaten Dengan bentangan Garis Pantai Terpanjang di Sulawesi Selatan, yaitu Sepanjang 73 Km dengan kekayaan Alam pesisir Pantai yang didalamnya beragam Ekosistim Flora dan Fauna dari Pantai Galesong ,kawasan kepulauan  Tanakeke, Mappakasunggu sampai Mangarabombang.

Dengan pola kebijakan umum pengembangan konsep pariwisata yang meliputi kebijakan untuk menjaga keseimbangan peran serta antara pemerintah, masyarakat dan swasta agar tercipta Sentra industri sebagai cikal bakal pengembangan Industri skala besar yang Otomatis menjadi bagian dari Upaya Pemerintah Daerah membuka lapangan Kerja secara menyeluruh

Sumberdaya pesisir, secara sosial budaya memberikan ruang bagi kearifan lokal dan pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan keterlibatan partisipasi masyarakat dalam kebijakan dan pembangunan disemua sektor pengembangan objek wisata, taman rekreasi dan hiburan umum, serta kebijakan

pengembangan sarana prasarana lainnya.

Dengan target peningkatan Mutu SDA Dan SDM, Pemerintah  yang kini terus berbenah Dan Terus melakukan Inovasi dihampir semua  sektor demi menjadikan Daerah ini sebagai Tempat Tujuan Wisata Favorit baik Lokal, Domestik maupun Manca Negara. Dan sebagai wujud dari Perhatian Pemerintah Daerah disektor  Parawisata saat ini terlihat dari begitu Pesatnya Pengembangan Lokasi Destinasi Wisata sepanjang Garis Pantai dari Galesong sampai Mangarabombang

Diakui jika Pantai Takalar saat ini memang menjadi Perhatian Serius Pemerintah Pusat,Provinsi dan Daerah disektor Pengembangan Usaha Makro/mikro, bidang Maritim dan Parawisata dengan memadukan Visi dan Misi rangka menciptakan Iklim Usaha Yang kondusif untuk menarik Investor berkiprah dikabupaten Takalar

Sudah seharusnya pemerintah Daerah dapat membuat Rumusan strategi dalam pengembangan pariwisata serupa yang kemudian diterapkan kepada pantai-pantai lain di wilayah Kabupaten Takalar.

Inilah yang menjadi alasan penulis untuk mengangkat sebuah Thema tentang Potensi Objek Wisata yang kini terabaikan dan membutuhkan sentuhan , salah satunya adalah “PATAI  POKKO” dengan keberadaab Delta (Pulau Tumbuh) yang memanjang dari Selatan ke Utara  yang lokasinya berada di Kelurahan Takalar  Kecamatan Mappakasunggu,  Kabupaten Takalar.

Destinasi Wisata Pantai yang Potensinya tidak kalah menarik dari Lokasi lain di Takalar kini butuh perhatian Khusus Pemerintah, dermaga yang dibangun diatas Lahan Aset Daerah yg bersumber dari Anggaran APBD ini dirintis sejak Era Pemerintahan Ibrahim Rewa, yang kala itu menjadi bagian dari Program Prioritas Pemerintah Daerah disektor Parawisata.

Lokasi yang disebelahnya terbentuk Gugusan Pulau dari proses Alam ini, dari Tahun ketahun mengalami Perubahan Fisik dan luas Area semakin bertambah, proses Tumbuh kembangnya Gugusan Pulau ini akibat bias dari Efek Gelombang Pasang surut  Air Laut yang berdampak pada pendangkalan selat diarea Dermaga, sehingga sangat mempengaruhi Aktivitas Para Nelayan Lokal, petani rumput laut dan pengusaha Empang diarea Dermaga

Dari sisi Ekonomi Masyarakat setempat baik Nelayan tangkap,Petani Rumput Laut dan Pengusaha Empang, para pelaku Usaha kecil menengah, Buruh pekerja sangat berharap kepada Pemerintah Daerah lewat OPD terkait agar segera dilakukan  Normalisasi (Pengerukan) selat Dermaga Pokko sebagai bagian dari  Visi/misi Pemerintah Daerah menuju Takalar yang Unggul,sejahtera dan bermartabat

Disisi lain Formulasi dan Konsep pengembangan Destinasi yang di atasnya terbangun Gazebo Dari Uang Rakyat ini menjadi Pekerjaan Rumah Pemerintah Daerah untuk mensinergikan konsep pembangunan dengan melibatkan Seluruh Elemen masyarakat sehingga Lokasi ini Kembali menjadi Urat Nadi Ekonomi masyarakat setempat dan kembali menjadi bagian dari Destinasi Wisata yang pernah ada sejak zaman penjajahan tempo doeloe. Dan Pantai Pokko beserta pulau tumbuhnya akan menjadi alternaf tempat wisata yang eksotis dan alami jikalau kembali di sentuh dan di benahi. Karena selain memiliki pulau tumbuh (Delta) juga memilki puluhan hektar hutan mangrove. (Bersambung)

Penulis adalah: Pemerhati Olahraga & Pariwisata.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*