MUTASI HARI TERAKHIR MASA JABATAN PLT BUPATI TAKALAR TERKESAN DIPAKSAKAN DAN TIDAK PROFESIONAL.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Mutasi kembali mewarnai akhir masa jabatan pelasksana tugas Bupati Takalar HM. Natsir Ibrahim. Walau hanya memangku jabatan selama 14 hari, namun kesempatan yang singkat itu pun tidak disia-siakannya untuk menempatkan orang-orang pilihannya menempati posisi yang terbilang empuk empuk.

Bisa dibayangkan ketika para tim sukses dan masyarakat antusias menyambut Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Syamsari Kitta dan H. Achmad Dg Se’re (Jumat.22-12-2017). Dengan memasang atribut ucapan selamat. Baik melalui banner, spanduk maupun baliho. Wakil bupati yang menjadi pelaksana tugas Bupati Takalar HM.Natsir Ibrahim, sehari sebelumnya mengeluarkan keputusan yang menggemparkan dengan memutasi sebasnyak 37 orang.(Kamis:21-12-2017)

Sebuah keputusan yang beberapa kalangan menilai sebagai langkah kekecewaan, sakit hati dan tidak profesional, bisa di bayangkan ketika Rahmat.R, seorang yang hanya golongan IIb, menggantikan posisi Abd. Wahab. ST, golongan IIIc, pada Dinas PUD. Lantas yang bersangkutan yang merupakan tenaga tehnik dan memiliki jenjang pendidikan dan pengalaman yang mumpuni di bidang konstruksi dimutasi ke SMP. Kenyataan dari mutasi dadakan ini bukan cerminan untuk membangun Takalar.

Seorang penggiat LSM yang tidak bersedia diungkap jati dirinya sangat menyesalkan tindakan mutasi yang dinilainya tidak profesional tersebut. “mutasi ini adalah bahan lelucon bagi kami. Soalnya terkesan di paksakan dan diistilahkan kesempatan dalam kesempitan. Apalagi keputusan itu diambil pada masa-masa akhir jabatannya.  Jelasnya.(***)

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*