class="entry-header mh-clearfix">

MEMPRIHATINKAN : TALUD YANG DIKERJA PT. TE’NE JAYA BELUM SEBULAN SUDAH RUBUH, INDIKASI SALAH BESTEK.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Pengerjaan pelebaran jalan ruas Pattallassang – Garassi, Segmen 1 Ruas Pattallassang, yang mengerjakan talud dan jalan beton,  Nomor kontrak: 462/KTR-DAK/PUK-BM/VI/2016. Dengan nilai kontrak Rp. 2.017.644.000,-. Di laksanakan oleh PT. Te’ne Jaya. Yang banyak menuai sorotan sejak awal pelaksanaannya. Terus belanjut dengan Pemukulan pengawasnya terhadap Wartawan Online. Dan kini juga telah ditemukan bahwa talut yang belum sebulan usai dikerja terlihat rubuh sepanjang kurang lebih 5 Meter. Di Parialau, Kelurahan Takalar, Kec. Mapsu, Kab. Takalar Sulsel. (Jumat: 02/ 09 / 2016).

Indikasi rubuhnya talud yang baru di kerja tersebut tidak lain adalah kesalahan bestek. Melihat kondisi di lapangan bahwa konstruksinya rapuh. Sehingga batu dengan campurannya tidak saling mengikat. Padahal anggaran dari proyek ini adalah Milyaran Rupiah.

Menurut warga. Susahki memang tidak rubuh, kita pegangmi campurannya ini (sambil memegang campuran) berhamburki Pak. Urai Daeng Nompo.

Sedangkan Haris Ombel dari LSM Mapalhi Sulsel menanggapi hal rubuhnya talud tersebut mengungkapkan. itu karena kurangnya pengawasan waktu pelaksanaan, bahkan boleh di kata tidak ada pengawasnya  dari Dinas terkait.  Maka begitulah Begitulah hasilnya, sebuah bukti bahwa pengerjaan proyek tersebut terkesan di kerja asal jadi saja. Tegas Haris Ombel.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*