class="entry-header mh-clearfix">

KOMPAK TUNTUT DIRUT RSUD PADJONGA DAENG NGALLE MUNDUR.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Akibat dari terjadinya indikasi pelecehan yang dilakukan oleh oknum bidan di INC terhadap seorang pasien bernama Hasniah warga Dusun Pandala Desa Laikang, yang sengaja mem-videokannya, lantas menyebarkannya pada group WhatsApp dan lantas viral menjadikannya sebagai bahan bully. Akhirnya Koalisi Masyarakat  Pencari Keadilan (KOMPAK), kembali melakukan aksi demo di Depan Rumah Sakit Umum Kebanggaan masyarakat Takalar tersebut. (Jumat: 10-05-2019)

Unjuk rasa yang kali kedua ini di lakukan Kompak lantaran kecewa dengan pelayanan yang dilakukan oleh oknum Bidan di Rumah Sakit tersebut yang seakan tidak menghargai kedatangan pasien untuk mendapatkan pelayanan pengobatan ataupun perawatan. Sehingga kedatangan KOMPAK kali ini menyuarakan dengan tegas agar Dirut RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle  dr. Darwis Makka, Sp.M, mundur dari jabatannya. Karena dianggap tidak mampu mewujudkan pelayanan prima di rumah sakit tersebut.

“ kami menuntut dirut RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle, Darwis Makka mundur. Karena tidak mampu mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan di rumah sakit tersebut.” Ungkap Sudirman Danker yang juga Jendral lapangan.

Yang menarik, bahwa setelah menggelar menggelar aksi didepan RSUD Padjonga Daeng Ngalle. Kompak, melanjutkannya di depan Kantor Bupati Takalar bahkan sempat menghentikan sebuah mobil truk dan menjadikannya panggung untuk menyampaikan orasi hingga akhirnya petugas kepolisian menghentikannya.  Dan selanjutnya karena pintu masuk ke halaman kantor Bupati Takalar ditutup dan di jaga oleh petugas kepolisian dan satpol PP. Demonstran Kompak akhirnya memanjat pagar kemudian melanjutkan orasinya kembali, sampai akhirnya para demonstran berkumpul di dalam halaman depan Kantor Bupati Takalar, dekat tiang bendera.

“ selain kami menuntut direktur rumah sakit, Darwis Makka mundur. Kami juga meminta kepada sang bidan yang lelakukan pelecehan. Meminta maaf kepada publik agar terjadi informasi yang berimbang.” Tuntut Sudirman Danker lewat pengeras suara. (Im) 2!�o{����/�3

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*