class="entry-header mh-clearfix">

KASEK SMP NEG.1 TAKALAR TEPIS TUDINGAN MELARIKAN DIRI KETIKA DI DEMO.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Ditemui di ruang tata usaha SMP Neg. 1 Takalar. Kepala sekolah Romy Hasan Baso menepis anggapan bahwa dia melarikan diri ketika aksi muridnya menggelar aksi demo. Menurutnya ketika itu dia berada di kantor Dinas Pendidikan.

“ Yang benar Pak. Ketika anak-anak melakukan aksi saya memang tidak ada di sekolah. Bukan saya melarikan diri seperti yang di lansir beberapa media. Jelasnya saat itu saya sedang berada di Kantor Dinas pendidikan dengan sesuatu urusan. Hal tentang konstribusi murid itu sudah kesepakan antara orang tua murid dan ini sudah dari tahun-tahun kemari dilakukan di sekolah ini bukan dari sekarang, termasuk juga sekolah lain juga begitu.” Ungkap Kepala Sekolah, yang sebelumnya bertugas sebagai guru di SMP 3 Cikoang tersebut.

“ Setelah  anak-anak melakukan aksinya, saya kembali ke sekolah karena ada informasi bahwa ada beberapa fasilitas sekolah yang rusak. Namun ternyata informasi itu tidak benar sepenuhnya, karena yang rusak hanyalah tempat sampah. Dan saya lihat semua murid masuk kelas kembali dan mengikuti mata pelajaran di kelasnya masing-nasing.” Jelas Kepala Sekolah yang diamanahkan sejak Juli 2018 tahun lalu.

Romy Hasa Baso selaku Kepala Sekolah dengan murid kurang lebih 800 ini, juga meluruskan tentang sikapnya yang di bilang arogan dan juga berusaha menguruskan mutasi kepada guru dan juga stafnya yang tidak sejalan dengan kehendaknya.

“ Saya tidak arogan. Namu kalua saya disiplin mungkin iya. Karena saya diamanahkan di sekolah ini maka saya pun berusaha menjalankan tugas itu sebaik-baiknya. Sedangkan issu bahwa saya berusaha memindahkan siapa saja yang tidak sejalan dengan kebijakan saya. Hal tersebut tidak ada hak saya selaku kepala sekolah secara aturan untuk memindahkan guru ataupun pegawai.” Ungkap Romy Hasan Baso.

Di tanya mengenai progranuntuk membangun SMP Neg.1 Takalar kedepan yang lebih baik. “ Sebagai sekolah SMP yang pertama di Takalar seharusnya mendapat perhatian khusus. Secara fakta bahwa sekolah ini memang butuh pembenahan. Apalagi ketika melihat ruang kelasnya sudah banyak yang tidak layak. Termasuk untuk tenaga pendidiknya haruslah lebih profesional dalam artian tidak ada lagi guru honorer.” Ungkapnya kembali. (Rabu:07-08-2019)

Harapan saya kedepan selaku kepala sekolah. “ Kami sangat mengharapkan kepada pemerintah dan segenap elemen masyarakat untuk bahu-membahu dan bergandengan tangan untuk memperhatikan dan membangun  sekolah ini agar menjadi wadah pendidikan yang baik sehingga bisa menghasilkan anak didik yang berdaya saing, dan kalau perlu menjadi sekolah percontohan kedepannya. Kunci Kepala Sekolah SMP Neg. 1 Takalar. Kepada pembaharuanpost.com.(pPost)

�Ή�8�ٗ

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*