KAPLING KUNJUNGMAE: RAMLI SILELE, GALAKKAN PENANAMAN MANGROVE DI WILAYAHNYA.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

Takalar. Selain menjadi pelayan masyarakat pada garda terdepan, juga harus bertanggung jawab atas pelestarian alam dan lingkungan hidup. Hal Seperti inilah inplementasi dari penjabaran amanah yang disuguhkan oleh Kepala Lingkungan Kunjungmae, Kelurahan Takalar, Kec. Mappakasunggu, Kab. Takalar, Sulsel. Ramli Diri Daeng Silele.
Perlu di ketahui bahwa letak georafis Lingkungan Kunjungmae berada pada wilayah paling Selatan dari Kelurahan Takalar, dan berbatasan langsung dengan Dusun Lamangkia, Desa Topejawa, Kec. Mangarabobang. Wilayah yang penduduknya bekerja sebagai nelayan tersebut memiliki dilema alam dari ancaman abrasi, baik yang di akibatkan oleh pengikisan air sungai karena merupakan dampak dari muara sungai Pappa’, juga karena berhadapan langsung dengan selat Makassar. Sehingga setiap musim penghujan tiba. Wilayah Lingkungan Parialau menjadi langganan danpak abrasi.
Dengan kenyataan ini. Ramli Diri Daeng Silele, sejak diamanahkan menjadi Kepala Lingkungan telah aktif awal Agustus ini. Telah aktif melakukan program penyelamatan lingkungan dengan menggandeng para pejabat tingkat kecamatan seperti halnya Pihak Kelurahan, Camat dan juga Kapolsek Mappakasunggu untuk kampanye pelestarian alam dengan aksi penanaman mangrove.
“ Kegiatan ini bertujuan untuk melidungi wilayah kami dari pada dampak abrasi pantai, yang setiap tahun mengancam perkampungan dan pemukiman warga kami, lingkungan Kunjungmae. Siapa lagi yang akan menyelamatkan kalau bukan kami, karena saya lahir dan besar disini.” Jelas Ramli Diri Daeng Silele, di dampingi oleh Saharang Daeng Ngitung tokoh masyarakat yang tidak lain adalah ketua RW Kampung Parialau. (Jum’at: 24-08-2018).
Dari dampak abrasi inilah mengakibatkan pertambakan masyarakat rusak dan tidak bisa di gunakan. Olehnya itu sangat diharapkan agar Pemerintah segera menyelamatkan perkampungan nelayan ini, dengan membangun tanggul untuk mengamankan wilayah Parialau yang di huni kurang lebih 50 kepala keluarga tersebut. (dm)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*