KADIS CAPIL UNTUK KETIGA KALINYA TIDAK MENGHADIRI UNDANGAN DPRD TAKALAR TANPA SURAT PEMBERITAHUAN. ADA APA…?

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

 

PP. Takalar. Rapat kerja yang dilaksanakan di ruangan Bamus DPRD Takalar mengundang Dua instansi yakni Dinas Capil dan DPKD serta Dua lembaga  pelaksana Pilkada Yakni Panwaslu dan KPUD Takalar, namun dipertemuan dengar pendapat ini hanya dihadiri Panwaslu dan DPKD sedangkan KPU tidak Hadir hanya melalui surat penyampaian sedangkan Dinas Capil tidak menghadiri rapat tanpa ada pemberitahuan.(Senin: 06-03-2017)

Jabir Bonto Ketua DPRD Takalar, selalu pimpinan rapat mengatakan bahwa Rapat kerja yang dilaksanakan hari ini kami mengundang Panwaslu, KPU, Dinas Keuangan Daerah dan Dinas Capil namun yang hadir hanya PANWASLU dan DPKD,  sedangkan KPU ada penyampaian melalui surat. Jelas Jabir Bonto.

“ kami melaksanakan rapat hari ini sangat penting untuk mengevaluasi anggaran yang digunakan Panwaslu dan KPUD dan ketidak hadiran Dinas Capil akan kami lakukan langkah sesuai aturan karena sudah ke tiga kalinya kami undang tentunya kami akan buat surat rekomendasi dan kami akan sampaikan ke Bupati Takalar dan tembusan kepada Mendagri di jakarta. Tegas Ketua DPRD Takalar. menyesalkan

Anggota Komisi I DPRD Takalar, Husniah Rahman juga sangat menyesalkan ketidak hadiran Kadis Capil pada panggilan  Dewan. “Apakah Panwaslu hanya bisa menindak lanjuti ketika ada laporan dan ternyata Panwas bisa mendapat temuan tanpa ada laporan, dan juga ditanyakan dimedia sosial sebagaimana kita tahu bahwa KPU ada Anggara sengketa dan kenapa ada salah satu Paslon Bupati yang ikut membantu menyiapkan pengacara untuk KPU sedangkan KPU punya anggaran untuk sengketa yakni Rp. 500.000.000 dan tidak elok kalau ada salah satu Paslon menyiapkan pengacara.” Ungkapnya.

Jurnalis: Basri Rangka.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*