class="entry-header mh-clearfix">

JPKP MENUJU PULAU KELAPA KEPULAUAN SERIBU UNTUK MELAKSANAKAN BAKSOS.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA
  1. Jakarta. Baksos Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Pusat di Pulau Kelapa Kepulauan Seribu akan melaksanakan pengobatan gratis untuk sekitar 700 pasien warga miskin, dalam kegiatan tersebut JPKP bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran UKRIDA yang dimotori oleh dokter Yasa dan 29 dokter lain. Para dokter tersebut turun langsung di lapangan. Semua obat-obatan, peralatan medis, dokter dan tim non akademik sudah siap, untuk transportasi darat sampai ke dermaga Kali Adem maupun Ancoll Marina masing-masing dibiayai secara mandiri.

Ketua Umum JPKP Bapak Maret.S. Sueken mengungkapkan bahwa, semuanya ini terlaksana melalui kegotong royongan. JPKP didukung oleh Pemda Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Dinas Kesehatan berupa Transportasi laut dari Jakarta ke Pulau Seribu untuk kapasitas 20 orang, semua untung mengangkut dokter dan selebihnya berangkat melalui pelabuhan yg berbeda dengan biaya mandiri.

“ Selain pengobatan gratis, JPKP juga sudah menyiapkan sembako buat warga miskin sebanyak 150 pax dan koponnya sdh terdistribusi baik ke Masyarakat melalui Pemerintah setempat, termasuk para guru-guru sekolah dasar yg ada di Pulau Kelapa, bersamaan pengobatan gratis ini juga didukung oleh para pegawai kesehatan yg ada di PUSKESMAS Pulau Kelapa.” Ungkapnya. (Jumat: 13-10-2017).

Lebih jauh Maret.S.Sueken menjelaskan. “Intinya JPKP hadir dan merangkul semua pihak untuk bersama-sama menyentuh mereka yg miskin dan butuh kehadiran negara, hal ini bukanlah hal baru karena JPKP sudah secara rutin melakukan kegiatan yg sama di daerah lain tentu melalui kajian dan survey terkait sasaran yang tepat. “ Kunci Ketua Umum dan Sekali gus Pendiri JPKP kepada pembaharuanpost.com.

Setelah Pulau Seribu, JPKP berencana melanjutkan BAKSOS serupa di Jatigede Kabupaten Sumedang Jawa Barat, yaitu wilayah dimana ribuan rakyat miskin terdampak karena relokasi Bendungan yg hingga saat ini banyak warga yg tdk punya tempat tinggal, tentu rawan sakit dan butuh pertolongan.(Chal)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*