JPKP MENGUTUK AKSI PENGEBOMAN GEREJA OIKUMENE DI LOA JANAN ILIR SAMARINDA. “DIMINTA SELURUH WARGA JPKP TIDAK TERPANCING”

PP. Nasional. Aksi pelemparan bom molotov yang di lakukan oleh oknum yang bertujuan memecah belah persatuan bangsa indonesia seperti tang terjadi di depan Gereja Oikumene di Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur (Minggu: 13 / November/ 2016)

Mendapat kecaman keras dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Maret Samuel Sueken. Kecaman keras Ketua Umum JPKP tersebut mendapat dukungan dari segenap Pengurus Wilayah serta Kabupaten / Kota seluruh Indonesia. Karena apapun bentuknya semua kegiatan yang akan memecah belah persatuan dan kebhinneka tunggal Ika-an kita selama ini tidaklah ada jalan di negara Republik Indonesia tercinta ini.

Adapun kecaman dan kutukan JPKP tentang aksi biadab tersebut termuat dalam 4 poin sebagai berikut:

1.Seluruh warga JPKP utk tidak terpancing dan tetap beraktifitas seperti biasa

2.JPKP DPW Kalimantan Timur beserta jajaran untuk merapatkan barisan dan menjaga keamanan di wilayah masing-masing

3.Menyerahkan sepenuhnya kepada Pemerintah terkait penyelesaian masalah

4.Membantu pemerintah terkait informasi dan pemulihan dampak sosial kemasyarakatan lainnya secara profesional dan terukur WARGA JPKP terus membangun komunikasi dengan baik terhadap siapapun demi tegaknya PANCASILA dan UUD 1945 serta KOKOHNYA PEMERINTAHAN JOKOWI!!!.Demikian Realis yang di sampaikan Ketua Umum JPKP Maret Samuel Sueken. melalui group JPKP Indonesia dan Dunia. (Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*