class="entry-header mh-clearfix">

HAERUDDIN: KALAU KADIS PERTANIAN TAKALAR SERING TINGGALKAN KANTOR DAN IKUT BUPATI. LEBIH BAGUS PINDAH KE SATPOL PP.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Hingga penghujung tahun 2019 ini. Menurut pemantauan media bahwa ada Dua Kepala Dinas di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan yang begitu sulit untuk di temui di ruang kerjanya. Selain Kadis PUPR Nasaruddin Azis, juga  adalah Kadis Pertanian Muhammad Hasbi. Kedua pejabat ini konon adalah merupakan yang di anak emaskan oleh Bupati Takalar H. Syamsari Kitta.

Hal ini sangat terbukti ketika beberapa awak media silih berganti mendatangi kedua Dinas tersebut, namun hasilnya tetap seperti apa yang di duga sebelumnya. Ternyata Kadis Nasaruddin Azis dan Muhammad Hasbi tidak ada di Kantor. (Senin: 30-12-2019).

“ Biasanya itu adaji, tapi biasa diluar atau di rujab.” Ungkap Muh. Iqbal Sekretaris Dinas Pertanian. Ketika di tanya keberadaan Kadis Pertanian.

Sebenarnya banyak yang mau di konfirmasi secara langsung kepada kedua Kadis tersebut. Seperti soal penyaluran alsintan dan batuan sapi yang santer dengan program P22 tersebut selama kurun waktu tahun 2019, dan juga soal polemik pencairan dana betonisasi yang dianggap bermasalah.

Haeruddin juga menyesalkan terkait tindakan Kadis Pertanian Muhammad Hasbi, yang jarang berada di ruang kerjanya dan terkesan susah untuk di temui mengungkapkan “Seorang kadis yang diberi amanat sama Pak bupati seharusnya lebih banyak berada dikantor dari pada di luar. Jangan cuma nama saja disebut kepala dinas tapi hanya mengekor sama pak bupati, dimana bupati disitu kadis mengekor.” Sesal Haeruddin seorang aktifis penggiat anti korupsi, yang juga Insan Pers yang berposko di Takalar.

“ Kalo mau mengekor terus sama pak bupati lebih bagus pindah ke satpol PP dan kami dari aktifis susah sekali bertemu sama pak kadis pertanian di karenakan terlalu banyak kesibukan diluar atau di katakan malas masuk kantor dan ini contoh yang tidak seharusnya di lakukan seorang kadis. dia harus menjadi contoh untuk masyarakat Takalar mengenai pelayanan dan menyangkut program Bupati yang akan terealisasi ini tahun. Apalagi konon bahwa anggaran yang di kelolah adalah terbanyak dari semua Dinas.” Kritik Haeruddin kepada pembaharuanpost.com, di depan Kantor Dinas Pertanian. (Pp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*