class="entry-header mh-clearfix">

H. MUSTAFA NASIR DATANGI POLRES TAKALAR UNTUK MEMPERKARAKAN BRI CABANG TAKALAR.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Sebuah masalah perbankan yang menerpa seorang pengusaha bahan bangunan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Dia adalah H. Mustafa Nasir seorang nasabah Bank BRI Cabang Takalar. Yang di bebani utang dalam rekening koran nomor rekening: 1363 ….25 = 2 dengan nominal awal sebanyak Rp. 400 juta, yang hingga kini terhitung sudah mencapai lebih dari  Rp. 2 Miliar. Padahal menurutnya dia tidak pernah mencairkan uang sebanyak itu. Tertanggal 8 Agustus 2002 lalu.

Menurut  H. Mustafa Nasir kepada pembaharuanpost.com. awal masalahnya dia ketahui bahwa sejak awal 1995 dia mengaku mengambil kredit di Bank BRI Cabang Takalar sebesar Rp. 15 Juta dengan nomor rekening: 31 0…2 00…, dan pada tahun 2002 dia melunasinya.

Lanjut H. Mustafa Nasir, setelah pelunasan kreditnya dia tidak melanjutkan permohonan kredit lagi. Namun yang mengejutkannya yaitu tertanggal 8 Agustus 2002, dalam rekening koran nomor rekening: 1363 ….25 = 2 atas namanya muncul tambahan pinjamannya sebesar Rp. 400 Juta.

Yang juga sangat mengherankan adalah adanya perubahan nomor rekening H. Mustafa Nasir sebanyak Lima kali sedangkan  menurutnya hanya satu nomor rekening yang dia gunakan di BRI Cabang Takalar, dan tidak penah memohon untuk menambah nomor rekening atas  namanya.

Dan dengan adanya beberapa bukti baru yang dia milliki dari kasus yang menurutnya sebagai utang rekayasa sehingga dia mendatangi ruangan kasat Reskrim Polres Takalar  untuk melaporkan kembali pihak BRI Cabang Takalar untuk menuntut keadilan. Kedatangan H. Mustafa Nasir di ruangan Reskrim diterima langsung oleh Kanit II Tahban Aipda Muh. Nawir.

“ Kami hanya menuntut keadilan. “ Ungkap H. Mustafa Nasir, ketika keluar dari ruangan Reskrim. (Senin: 02-12-2019).

Namun yang lebih aneh lagi ketika hal ini ingin di konfirmasi kepada pihak BRI cabang. Selain tidak bisa menemui Kepala Cabang dengan alasan sibuk. Masri yang mengaku selaku Bagian Administrasi tidak mempercayai kami selaku Wartawan. Walau sudah perlihatkan Kartu Pers.

“ Kartu begini gampang saja di suruh buat Pak. Kami minta SK Pak, atau kalau mau kirim surat dulu baru bisa kami layani.” Ungcap Masri.

“Kalau bisa jangan di muat Pak nanti bisa heboh.” Sambung Masri lagi sebelum kami bersama Pimpinan Redaksi MPK News meninggalkan lantai 2 Kantor BRI Cabang Takalar (Senin: 02-12-2019).

Dengan langkah memperkarakan kembali Pihak BRI Cabang Takalar oleh H. Mustafa Nasir atas kasus yang menurutnya sebagai pinjaman rekayasa. Sangat di harapkan agar kedepan kasus ini bisa terbuka secara terang benderang sehingga H. Mustafa Nasir yang merupakan nasabah terbaik pada Bank kepercayaan rakyat ini bisa terselesaikan demi keadilan. (Pp) 99���2k

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*