class="entry-header mh-clearfix">

GP. ANSOR TAKALAR GELAR KONSOLIDASI KADER DAN DTD ANGKATAN IV.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Takalar menggelar  konsolidasi Kader dan pembukaan Diklat Terpadu Dasar (DTD) Angkatan IV, di gedung NU Takalar, Kamis (4/7/2019) malam.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua NU Takalar KH.Hasid  Hasan Palogai, Kepala Kantor Kemenag Takalar H.Junaedi Mattu, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulsel Rusdi Idrus, Komandan Satkorwil Banser Sulsel, Andi Abbas Rauf, Ketua Bawaslu Takalar Ibrahim Salim, Ketua KNPI Takalar Asriadi Ali, anggota KPU Sulsel Faisal Amir, Kabag Hukum Setda Takalar H.Agussalim, Kapolsek Pattallassang, pengurus NU Takalar dan puluhan Kader Gerakan Pemuda Ansor Takalar.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua GP Ansor Takalar, Yardi menjelaskan acara konsolidasi Kader ini dilaksanakan untuk merapatkan barisan kader GP Ansor Takalar paska helatan Pemilu. Saatnya semua elemen bangsa kembali bersatu, terutama dalam menghadapi setiap ancaman yang mengganggu  keutuhan NKRI.

Menurut Yardi, tantangan bangsa kedepan semakin berat, terutama dalam menghadapi Kelompok ekstrim radikal yang tumbuh subur di negara ini. karena itu GP ansor harus menjadi agarda terdepan dalam mengawal NKRI.

Hal senada disampaikan ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Sulawesi Selatan Rusdi Idrus. Menurutnya, paska Pemilu kita harus kembali bersatu, apapun hasilnya harus dihormati.

Menyinggung soal ancaman ideologi, Rusdi Idrus dengan tegas menyampaikan posisi GP Ansor yang menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi Pancasila sebagai ideologi negara yang sudah final.

“Bagi kita, Pancasila dan NKRI ini sudah final dan harga mati”, tegas Rusdi Idrus.

Menurut tenaga ahli pendamping Desa Provinsi Sulsel ini, hari ini masih muncul Kelompok kelompok yang secara terang terangan ingin merubah ideologi negara.

“Hari ini ancaman itu tetap ada, negara harus kita desak untuk membasmi Kelompok Kelompok yang Secara terang-terangan membawa ideologi baru yang ingin merubah ideologi negara kita”, tambah Rusdi Idrus.

DTD yang dilaksanakan oleh GP Ansor ini, merupakan proses kaderisasi calon anggota untuk menjaga kesinambungan dan keberlanjutan organisasi, terutama dalam penguatan ideologi kebangsaan dan keislaman di kalangan Pemuda. (**) s 7X0{�

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*