class="entry-header mh-clearfix">

GENERASI SOSIAL PEDULI INDONESIA (GSPI) SEGERA KIBARKAN SAYAP DI SELURUH SULSEL.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP – Makassar — Generasi Sosial Peduli Indonesia DPD Sulsel memulai gerakannya di sulawesi selatan dengan membentuk DPC – DPC se-sulawsei selatan, Dewan Pimpinan Cabang yang sudah terbentuk adalah DPC Kota Makassar dan DPC Kab. Takalar serta beberapa kabupaten lainnya sementara dalam tahap penyusunan kepengurusannya.

Di temui di warkop ta’ Di Bilangan jl. Onta Lama Makassar. (Selasa, 23 Juni 2020) “deng uya, menyampaikan bahwa disulsel telah terbentuk DPC – DPC GSPI, yang mana di awali dari DPC Makassar dan DPC Kab Takalar.

Deng Uya menambahkan bahwa salah satu dewan penasehat yang akan di ajak bergabung di DPD GSPI  Sulsel adalah Hafid S Fasha, beliau adalah salah satu figur yang peduli terhadap persoalan keagamaan, pertanian, ekonomi,  UMKM, sosial, kesehatan dan pendidikan, ” Insya Allah dengan bergabungnya beliau “Hafid S Fasha” di Dewan Penasehat GSPI Sulsel diharapkan dapat membantu gerakan sosial di masyarakat yang merupakan program utama dari GSPI.

Selain Ketua DPD GSPI Sulsel, hadir juga Ketua DPC Makassar (Erwin) sapaan akrabnya, dia (red/Erwin) juga memberi apresiasi yang luar biasa kepada Ketua DPD GSPI Sulsel yang berjuang untuk memajukan GSPI di sulsel, “kami DPC GSPI Kota Makassar juga akan merekomendasi sejumlah tokoh yang peduli terhadap persoalan sosial,  Insya Allah akan seiring dengan Ketua DPD Sulsel sehingga GSPI Sulsel dapat eksis membantu dan melakukan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat miskin, tutur ketua DPC GSPI Makassar.

Dihubungi via Handphone, Hafid S Fasha menyatakan bahwa dirinya siap menjadi Dewan Penasehat GSPI karena selama ini dirinya fokus pada bidang pertanian, keagamaan, ekonomi kerakyatan, sosial, kesehatan dan pendidikan.

Fasha juga menyatakan bahwa GSPI Sulsel merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat dalam membantu dan melakukan pendampingan bagi masyarakat miskin baik yang ada di perkotaan maupun pedesaan serta selaras dengan program pemerintah propinsi sulsel, khususnya di kab  maros dalam mengembangkan potensi sumber daya manusia yang unggul dan tangguh., tutupnya mengakhiri percakapan via telepon. (Restu) 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*