class="entry-header mh-clearfix">

EKSEKUSI MATI JILID 4 TERHADAP GEMBONG NARKOBA. AKAN DILAKSANAKAN ???.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Nasional. Jaksa Agung Muhammad Prasetyo belum bisa memastikan kapan waktu eksekusi terhadap terpidana mati tahap empat akan dilaksanakan. Namun, Korps Ahdyaksa memastikan bahwa ekskusi tetap digelar.

“Kita tinggal tunggu waktu karena kita masih mengurusi banyak hal lain yang tidak kalah penting untuk diprioritaskan. Nanti, ke depan kita akan tetap jalankan itu (eksekusi mati),” kata Prasetyo di Lobi Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (29/3/2017).

Jaksa Agung menegaskan tidak ada pembatasan atau moratorium untuk eksekusi mati terpidana mati kasus narkoba.

“Enggak ada moratorium, kita hanya tunggu waktu saja. Semua kita berpikir sama, kita ingin, tetap ya tidak berubah menyatakan perang terhadap kejahatan narkoba. Terutama bagi para bandar dan pengedar,” tegasnya.

Prasetyo hanya tertawa ketika awak media menanyakan apakah eksekusi mati jilid IV akan diselenggarakan usai Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017. “Haha kita lihat nantilah saya belum bisa pastikan,” katanya.

Sebelumnya Badan Nasional Narkotika (BNN) berharap agar Kejaksaan Agung segera mengeksekusi mati 148 terpidana mati kasus narkoba di Tanah Air. Menurut Prasetyo untuk melakukan eksekusi mati terhadap terpidana mati haruslah melalui prosesdur hukum yang tepat.

“Seperti yang saya katakan tadi, kita tunggu waktu, tentunya semua hak hukumnya (dari terpidana mati) diteliti satu per satu apakah sudah siap dilaksanakan atau tidak. Kalian juga tau kan bagaimana kita menghadapi pro dan kontra dalam pelaksanaan hukuman mati ini . Jadi jangan sampai ada kesalahan yang nantinya bukan jadi positif dan malah jadi bumerang bagi kita semua. Yang kita hadapi seperti itu,” tukasnya. (Okezone News – Dara Purnama / Rabu, 29 Maret 2017 – 20:04 wib)

(sal)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*