class="entry-header mh-clearfix">

DIHARAP KEPADA PIHAK TERKAIT SEGERA MENERTIBKAN MOBIL PENGAKUT PASIR, KARENA MENCEMARI DISTRIBUSI AIR BAKU PDAM.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Imbas dari aksi penambangan pasir di Lingkungan Borong Baji, Kelurahan Malewang, Kecamatan Polut, Kab. Takalar. Mengakibatkan banyak mobil pengangkut material pasir menjadikan alur sungai yang melintas di lingkungkungan Borong Baji menuju Bontorita sebagai jalur kompas yang nyaman untuk di lalui menuju daerah Gowa.

Hal tersebut sangat disayangkan lantaran menurut informasi bahwa sungai tersebut sengaja di timbun oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan hanya untuk mengeruk keuntungannya sendiri, dan menghiraukan kebutuhan air bersih bagi masyarakat banyak.

Imbas dari penimbunan sungai tersebut menjadikan badan sungai menjadi sempit dan terjadi pendangkalan sehingga pendisribusian air baku untuk kepentingan PDAM Takalar jadi terhambat, mengakibatkan pihak PDAM Takalar menjadi kewalahan untuk memenuhi kebutuhan ratusan ribu jiwa yang menggantungkan kebutuhan air bersihnya pada perusahaan daerah tersebut.

Menanggapi hal tersebut. Kasubag Humas PDAM Takalar, Muslimin Basri,SM, angkat bicara. “Miris melihat sungai yang kini ditimbun agar mobil truk lewat di jalur sungai yang sudah tertimbun oleh sertu dan timbunan, suplai air yang seharusnya besar di jalur sungai ini menjadi kecil karena air sungai tertahan oleh timbunan di jalur sungai diborongbaji ini sehingga Kami kekurangan air baku lantaran Jalur sungai juga yang menuju Bontorita,  yang  satu jalur dengan sungai Bajeng tersebut dangkal dan terhambat.”

“ ini sudah tidak layak di nilai sebagai sungai. Karena lebarnya banyak yang hanya kurang lebih 1 meter saja, Ini sangat merugikan kami di PDAM Takalar. Olehnya itu Kami sangat berharap agar pihak terkait sesegera mungkin kembali membuka jalur sungai karena kami menilai sudah bergeser dari peruntukannya. “ Tambah Muslimin Basri.

Sebagai jalan keluar untuk mengatasi krisis air bagi para pelanggan PDAM di Takalar sangat diharapkan agar pihak terkait segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan aktivitas mobil pengangkut material pasir ini agar tidak lagi melewati jalur tersebut karena sangat jelas telah menghambat dan mengotori pendistribusian air baku yang akan di alirkan ke masyarakat, dan selanjutnya alur sungai sepanjang Palleko sampai ke Bajeng segera di keruk dan di normalkan kembali. (red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*