class="entry-header mh-clearfix">

COVID-19 SERANG PETUGAS KESEHATAN & RSUD PDN TAKALAR. BUKTI BUPATI TIDAK SERIUS BASMI VIRUS CORONA SEJAK AWAL.

PEMBAHARUAN POST MENERIMA LAYANAN PEMASANGAN IKLAN DEMI KESUKSESAN DAN KEBERHASILAN USAHA ANDA

PP. Takalar. Penyebaran virus covid-19 semakin merajalela. Informasi hari ini menggemparkanm masyarakat lantaran sekitar lebih dari 20 orang petugas kesehatan di nyatakan positif. Namun informasi yang berkembang dilapangan mengungkapkan bahwa lebih dari jumlah tersebut diatas, dan konon mencapai 40 orang. (Kamis: 18-06-2020).

Petugas kesehatan yang di kabarkan masing-masing pada bagian radiologi, Farmasi, instalasi gawat daryrat (IGD), dan anggota clening service RSUD Padjonga Daeng Ngalle. Dinas Keseharan dan anggota

Berita ini di benarkan oleh Humas RSUD Padjonga Daeng Ngalle Takalar dr. Tamzur. Ketika di konfirmasi lewat .

“ untuk data lengkapnya kita bisa langsung konfirmasi pada Dinas Kesehatan.” Jelas dr. Tamzur. Yang juga membenarkan ada tiga orang dokter dinyatakan positif.

Namun setelah di konfirmasi di posko utama penanggulangan covid-19 Kab. Takalar. Tidak memberikan informasi yang di butuhkan karena kata relawan yang di temui di Posko, data tersebut belum terkirim, dan bahkan mengarahkan untuk bertanya pada Kadis Kesehatan secara langsung.

Namun apa yang terjadi. Sesampai di ruangan Kepala Dinas Kesehatan Dr. Rahmawati, M.Kes.Sp.PA, seorang staff mempersilahkan menunggu diluar. Namun di tunggu hingga 15 menit tidak juga ada panggilan masuk untuk konfirmasi sekadar mendapatkan data terkait berapa jumlah yang sebenarnya penderita positf hari ini. Timbul kesan bahwa hal ini sengaja ditutupi.

Melihat kenyataan terkait bertambahnya penderita positif secara signifikan di Takalar. Lantaran Bupati Takalar terlihat kurang serius dalam pencegahan. Ini terlihat bahwa aksi penyemprotan disinfektan yang di lakukan pemda Takalar hanya terbilang serius ketika awal-awal PSBB di Makassar, dan tidak melakukannya berkesinambungan oleh segenap Dinas yang ada.

Hal ini bisa di lihat dalam pemberitaan sejak virus covid-19 merebak. Bahwa Bupati Takalar lebih banyak menerima bantua-bantuan dan membagikannya kepada masyarakat ketimbang serius menangani penanggulang penyebaran virus covid-19 lewat aksi massal penyemprotan untuk pencegahan. Dan sekarang terbukti bahwa virus covid-19 telah menyerang langsung kantong-kantong petugas kesehatan dan Rumah Sakit Umum Padjonga Daeng Ngalle Takalar Sulawesi Selatan.(Pp)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*