Takalar Teken MoU dengan BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Bupati Daeng Manye Percepat Pembentukan BNN Kabupaten dan Gaungkan Desa Bersinar

pembaharuanpost.com.—-Pemerintah Kabupaten Takalar resmi menandatangani kesepakatan bersama dengan BNN Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka mendukung program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), Rabu (4/3/2026).

Penandatanganan berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Jalan Jenderal Sudirman No 26, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, hadir langsung menandatangani nota kesepahaman bersama Kepala BNNP Sulsel, Agung Prabowo.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi anti narkoba yang diikuti para Kepala OPD, sekretaris dinas, kepala bidang, camat, hingga seluruh lurah se-Kabupaten Takalar.

Pantauan di lokasi, suasana Ruang Pola tampak dipenuhi jajaran pejabat lingkup Pemkab Takalar. Di samping monitor utama, masih terpampang banner refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Takalar.

Sosialisasi telah dimulai meski sejumlah kursi di bagian belakang belum seluruhnya terpasang.

Kasatpol PP Takalar, Abdul Salam Gau, terlihat masih berdiri di area belakang ruangan saat materi berlangsung.

Hal serupa juga terlihat pada Lurah Bajeng Kaharuddin, Lurah Sabintang M Arfa, serta Lurah Pappa Firmansyah yang berdiri mengikuti jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye mengungkapkan bahwa proses kerja sama ini berjalan cepat sesuai semangat “Takalar Cepat”.

“Masalah narkoba ini kira-kira seminggu lalu tim Pak Agung hadir dan kami berdiskusi kurang lebih satu setengah jam. Akhirnya kami sepakat minggu depan langsung MoU sesuai semangat Takalar cepat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tahap awal dimulai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi dalam pembentukan BNN Kabupaten Takalar.

Sebelum terbentuknya BNN Kabupaten, akan dibentuk Unit Pelayanan Terpadu sebagai masa transisi yang melibatkan unsur Pemkab dan BNN.

“Setelah itu tahapannya pembentukan BNN Kabupaten. Ini berproses, tapi komitmen kita jelas, bagaimana masyarakat Takalar jangan sampai banyak terpengaruh narkoba,” tegasnya.

Daeng Manye juga menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi benteng negara dalam perang melawan narkotika.

“ASN adalah benteng negara. Bagaimana mau melayani masyarakat kalau terpengaruh zat adiktif? Pasti kualitas dan kredibilitasnya turun,” katanya.

Ia menyebut narkoba sebagai silent killer atau pembunuh perlahan yang kerap menjebak masyarakat melalui rasa penasaran dan tekanan hidup.

Bupati juga menyoroti pola distribusi narkoba yang dinilai semakin canggih dan menyasar segmen usia lebih muda.

“Sekarang ini pola distribusinya sudah berinovasi, bahkan menyasar anak-anak dengan segmen kecil. Ini sangat berbahaya bagi generasi kita menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Menurutnya, posisi geografis Takalar sebagai jalur strategis ke arah selatan membuat daerah ini perlu memiliki penguatan kelembagaan dalam pengawasan dan pencegahan narkoba.

Karena itu, Pemkab Takalar langsung menyambut baik rencana pembentukan BNN Kabupaten.

Ia juga mengungkapkan rencana pembentukan program Desa Bersinar atau Desa Bersih Narkoba.

“Kita mulai dari desa. Ada desa yang sudah terkontaminasi, sehingga perlu kita deklarasikan Desa Bersinar sebagai gaung bersama dan genderang perang pemberantasan narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Sulsel, Kombes Pol Agung Prabowo, menyampaikan komitmen bersama dalam mendukung program nasional P4GN di Kabupaten Takalar.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BNN menjadi kunci dalam menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Menurutnya, dukungan penuh dari kepala daerah menjadi indikator kuat keseriusan dalam membangun sistem pencegahan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama serta sesi foto bersama jajaran Pemkab Takalar dan BNNP Sulsel sebagai simbol dimulainya kolaborasi resmi pemberantasan narkoba di Kabupaten Takalar.(Yunk)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*